-->
  • Jelajahi

    Copyright © POTRET PERTANIAN
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pengendalian Penyakit Pada Tanaman Kentang ( Solanum tuberosum )

    Prasetyo Budi
    Senin, Agustus 08, 2016, Senin, Agustus 08, 2016 WIB Last Updated 2016-08-30T14:44:19Z


    masukkan script iklan disini
    Potret Pertanian - Selamat pagi sahabat Potret, hari ini senin 8 agustus 2016, semoga semakin hari sahbat semua semakin sukses dan selalu diberikan kemudahan kesehatan sehingga dapat mrnghasilkan produk-produk pertanian yang berkualitas dan bermutu tinggi, sehingga dapat mrningkatkan kesejahteraan petani kita aamin. 

    Dikesempatan yang baik ini saya akan berbagi dengan sahabat semua Pengendalian Penyakit Pada Tanaman Kentang ( Solanum tuberosum ) semoga saja artikel ni dapat bermanfaat. Nah brtikut ulasanya mari kita simak bersama.

    1. Penyakit busuk daun ( phytopthora infestans )
    Penyakit ini dikarenakan oleh sebagian type cendawan. tanda-tanda serangan ditandai membusuknya daun kentang yang sudah pasti dapat mengancam perkembangan tanaman kentang.

    2. Penyakit cacar ( alternaria solani )
    Penyakit cacar juga menyerang daun-daun kentang serta mesti cepat diatasi karena menular dengan cepat ke tanaman tomat lainnya


    3. Penyakit layu atau lendir
    Penyakit ini datang dari bakteri pseudomonas solanacearum. sisi yang diserang yaitu akar serta batang, lalu mengakibatkan tanaman kentang jadi berlendir serta membusuk.

    4. Penyakit cendawan ( fusarium oxysporum )
     

    Sisi tanaman yang diserang penyakit cendawan yaitu batang serta terkadang juga akarnya. gejalanya serupa sekali dengan yang di atas, yaitu keduanya sama tanaman jadi layu. cara membedakan pada yang layu dikarenakan cendawan yaitu seperti berikut : Layu dikarenakan bakteri ; bila tanaman kentang yang diserang penyakit dipotong serta dipijit lantas digantung didalam gelas diisi airbersih, maka dapat keluar cairan menyerupai lender berwarna susu serta berbau busuk, kelayuan berlangsung pada seluruh sisi tanaman ( cabang ).
    Layu dikarenakan cendawan ; bila batang tanaman yang diserang penyakit dipotong serta dipijit dapat keluar cairan jernih berwarna coklat serta kelayuannya cuma berlangsung di bagian tanaman ( cabang ) yang diserang saja. serta, sayatan membujur pada batang tunjukkan sisi pembuluh kayunya berwarna kecokelat-cokelatan.


    5. Penyakit buduk atau burik ( streptomyces scabies )
    Tanaman kentang yang diserang penyakit ini umbinya jadi buduk atau burik serta terkadang daging umbinya jadi gabus, hingga tak lagi laris di pasaran. namun, type cendawan penyebab penyakit ini tidak bisa hidup pada ph tanah dibawah 5, 4 serta di atas 7, 0.

    6. Blorok mozaik pvx serta pvy
    Virus type ini menyerang tanaman kentang hingga daun-daun jadi keriting. untuk menghindar serta melindungi kentang dari serangan virus ini, baiknya kita memberantas kutu-kutu daun ( mysus persisse ) sebagai penyebar virus ( vector ) serta bergulung ( leafrol )
    Tanaman yang diserang virus ini dapat menyusut kemampuannya untuk membuahkan umbi, terlebih bila tanaman yang terserang berusia kurang dari 1bulan. jikalau membuahkan ibu, umumnya umbinya kecil-kecil ( kriel ). belum ditemukan obat yang ampuh untuk membasmi virus ini. untuk hindari penyakit ini, kita mesti menentukan bibit-bibit tanaman kentang yang baik serta bebas dari virus.

    7. Penyakit kutil
    Penyakit kutil yang dikarenakan oleh nematode meloidogyne sp. menyerang umbi-umbi kentang, hingga nampak benjol-benjol kecil serta mengakibatkan kualitas kentang lalu alami penurunan hingga harga nya merosot.

    Penyakit kutil ini umumnya timbul pada tanah mudah ( berpasir ) yang ph nya rendah. pada tanah bekas sawah, penyakit ini tidak dulu nampak.
    8. Penyakit busuk umbi ( erwinia carotovora l. r. holland )
    Tanaman yang diserang penyakit ini baiknya dicabut saja.  selamatkan tanaman yang masih bisa bertahan.

    B. Pengendalian Penyakit
     

    Pengendalian jenis-jenis penyakit kentang diatas kami rekomendasikan cara pengendalian hayati dengan cara menggunakan aplikasi agenhayati Trichoderma untuk mencegah tanaman terserang penyakit. Dimana agenhayati Trichoderma akan membuat tanaman sehat tidak mudah terserang penyakit.
    Aplikasi Trichoderma sejak persemaian dan penaburan atau pengocoran Trichoderma pada tanaman minimal 3 sendok makan per batang akan memberi efek positif tanaman kentang untuk bertahan terhadap serangan beberapa penyakit di atas.
    Apa itu Trichoderma ?
    Prinsip pengendalian dianjurkan adalah pengendalian secara ramah lingkungan, yaitu Penggunaan Agenhayati Antagonis terhadap Jamur-jamur patogen pembawa penyakit seperti diatas merupakan langkah yang sangat tepat. Salah satu agenhayati antagonis terhadap jamur-jamur patogen pembawa penyakit adalah Trichoderma.
    Trichoderma merupakan cendawan antagonis yang sangat berperan membantu mengatasi beberapa jenis penyakit pada tanaman seperti penyakit diatas. Dimana Cendawan Trichoderma ini dilaporkan sebagai bioFungisida karena Trichoderma akan berkompetisi dalam hal nutrisi dengan jamur lain dilapangan sehingga jamur-jamur patogen pembawa penyakit mati terinfeksi oleh jamur Trichoderma ini.
    Sisi lain Trichoderma juga dilaporkan sebagai bioDecomposer atau mikroba pengurai bahan organik menjadi kompos. Sehingga banyak kalangan petani memanfaatkan biang/isolat Trichoderma sebagai starter pengomposan pada pembuatan pupuk organik/kompos, seperti membuat kompos dari jerami dan serasah dedaunan.
    Dilapangan Trichoderma juga banyak berperan membantu pertumbuhan tanaman, dimana Trichoderma membantu mempercepat proses penguraian unsur hara mikro dan makro didalam tanah yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

    Baca Juga :
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini